lirik tola al badru

lirik tola al badru

Thola ‘al badru ‘alayna
Min-tsaniyyatil wada’
Wajabasy syukru ‘alayna
Ma da’a lillahi da’

Ayyuhal mab’u-tsu fiina
Ji’ta bil amril mutho’
Anta ghow-tsuna jami’a
Ya mujammalath thiba’

Kun syafi’an ya habibi
Yawma hasyri wajtima’
Wa sholatullahi dawama.
Li nabiyyi syamsil biqo?
Salamullahi alaikum

Dijelaskan saat ROSULULLAH shalallahu alayhi wa’alihi wasallam selesai dari Fatah Makkah, kaum Anshar merasa cemburu melihat kaum muhajirin mendapatkan ghanimah. kaum Anshar tidak diberi sehingga kaum Anshar mengeluh:

“Disaat kami sulit kami yang dipanggil”

ketika Rasul dalam desakan diperang Hunain, Rasul berbalik ke kanan dan kirinya dan berkata:
“Wahai kaum Anshar…”

maka Anshar pun turun dari atas bukit – bukit dan berkata :
“Labbaik wa sa’daik ya Rasulullah” wahai Rasul kami datang, kami datang, kami bersamamu”,

Mereka turun dari atas bukit dengan panggilan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, maka kaum anshar berkata:
“Saat sulit kami yang dipanggil, tapi saat bagian pembagian kami tidak di beri..”

Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab :
“Mereka (kaum muhajjirin) kembali kerumah2 mereka membawa ghanimah, membawa harta, membawa kambing, membawa onta, membawa kerbau, dan kalian belum cukupkah jika aku pulang ketempat kampung2 kalian, aku datang untuk kalian tidak cukupkah aku untuk kalian?

Maka mereka ku berikan harta tetapi kalian ku berikan diriku”

Maka bergembiralah kaum Anshar mendengarnya:
“Sudah ya Rasulullah, cukup ya Rasulullah kami sangat gembira”

Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda untuk menenangkan kaum Anshar seraya berkata:
“Jika seandainya kaum Anshar meninggalkan Madinah pergi kelembah lain, aku akan ikut bersama kaum Anshar, jika seandainya kaum Anshar pergi kesuatu perbukitan keluar dari Madinah aku akan bersama kaum Anshar, jika bukan karena hijrah aku adalah dari orang Anshar” kata Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam”.

Sedemikian cintanya Rasulullah tidak mau berpisah dengan para kekasihnya, kaum Anshar terkenal sangat cinta pada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihiwasallam, saat beliau datang maka THOLA’AL BADRU ‘ALAINA bergemuruh dengan rebana menyambut kedatangan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Disaat Rasul yang terusir disemua wilayah, terusir di Makkah, terusir di Tha’if dan di tempat lainnya namun di Madinah justru di sambut dengan hangat oleh Kaum Anshor, maka saat itu Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam tidak lupa cintanya kaum Anshar, yang selalu tidak ingin pisah dengan Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam.

LIRIK THOLA’AL BADRU’ALAINA

Thola’al badru ‘alaina min saniyatil wada
Wajaba syukru ‘alaina mada’al lillahida’
Ayyuhal mab’utsufiina ji tabil amri mutho’
Qod tasaroftal madina marhaban yaa khoirodda’

Thola’al badru ‘alaina min saniyatil wada’
Wajaba syukru ‘alaina mada’al lillahida’
Ayyuhal mab’utsufiina ji tabil amri mutho’
Qod tasaroftal madina marhaban yaa khoirodda’

Nabi kita sang pengemban ar-risalah dari Tuhan
Oleh orang yang merasa besar diri dan kuasa
Risalah yang dibawanya dihina tiada tempat di hati
Risalah yang dibawanya dihina tiada tempat di hati

Seraya akhirnya tiba saatnya perintah hijrahnya
Segala rintangan segala tantangan tak diindahkan

Thola’al badru ‘alaina min saniyatil wada’
Wajaba syukru ‘alaina mada’al lillahida’
Ayyuhal mab’utsufiina ji tabil amri mutho’
Qod tasaroftal madina marhaban yaa khoirodda’

Bagai sampan di lautan berkendala berintangan
Orang-orang di dunia yang menuju kebenaran
Dimana pun tak berbeda bagian dari sunnah Ilahi
Dimana pun tak berbeda bagian dari sunnah Ilahi
Tak mengheran sebagai ujian orang beriman

Silahkan Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s