Manusia yang Bertakwa

TAKWA KEBUTUHAN MANUSIA ::
.
~ Perintah bertaqwa ~
-QS.Ali Imran [3]: 102: Perintah bertaqwa dan mati dalam Islam

﴿ يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ ﴾ [آل عمران: 102] .

“Wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Alloh sebenar-benarnya takwa, dan janganlah sekali-kali kalian mati melainkan dalam keadaan memeluk agama Islam.”
.
~Wasiat seluruh Nabi~

“Dan sesungguhnya kami telah memerintahkan orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan kamu juga, untuk bertaqwa kepada Allah

Manusia diciptakan untuk beribadah.” [An-Nisa : 131 :]

Ibadah dilakukan untuk memperoleh ketakwaan.

Kiranya, apa keuntungan yang diraih orang yang bertakwa?

Apa rahasia dibalik ketakwaan?

1. ⇒ Takwa adalah wasiat Allah untuk seluruh umat manusia.

وَلَقَدْ وَصَّيْنَا الَّذِينَ أُوتُواْ الْكِتَابَ مِن قَبْلِكُمْ وَإِيَّاكُمْ أَنِ اتَّقُواْ اللّهَ -١٣١-
“Dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah.”
(An-Nisa’ 131)

2. ⇒ Takwa adalah perisai penjagaan dari tipu daya setan.

وَإِن تَصْبِرُواْ وَتَتَّقُواْ لاَ يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئاً -١٢٠-
“Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikit pun tidak mendatangkan kemudaratan kepadamu.”
(Ali Imran 120)

3. ⇒ Takwa adalah jalan untuk memperoleh solusi kehidupan dan rezeki yang halal.

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجاً -٢- وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ -٣-
“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.”
(At-Thalaq 2-3)

4. ⇒ Takwa adalah media untuk mensucikan dari semua kekurangan dan aib.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيداً -٧٠- يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزاً عَظِيماً -٧١-
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar. Niscaya Allah akan Memperbaiki amal-amalmu dan Mengampuni dosa-dosamu. Dan barangsiapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, dia menang dengan kemenangan yang agung.”
(Al-Ahzab 70-71)

5. ⇒ Takwa adalah jalan untuk menjadi kekasih Allah.

فَإِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ -٧٦-
“Maka sungguh, Allah Mencintai orang-orang yang bertakwa.”
(Ali Imran 76)

6. ⇒ Takwa adalah syarat diterimanya amal manusia.

قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ -٢٧-
Dia (Habil) berkata, “Sesungguhnya Allah hanya Menerima (amal) dari orang yang bertakwa.”
(Al-Ma’idah 27)

7. ⇒ Takwa adalah salah satu sebab untuk memperoleh kemuliaan

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ -١٣-
“Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa.”
(Al-Hujurot 13)

8. ⇒ Takwa adalah media untuk memperoleh bimbingan dari Allah swt.

يِا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إَن تَتَّقُواْ اللّهَ يَجْعَل لَّكُمْ فُرْقَاناً -٢٩-
“Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan Memberikan furqan (kemampuan membedakan antara yang hak dan batil) kepadamu.”
(Al-Anfal 29)

9. ⇒ Takwa adalah penyelamat dari siksaan.

ثُمَّ نُنَجِّي الَّذِينَ اتَّقَوا وَّنَذَرُ الظَّالِمِينَ فِيهَا جِثِيّاً -٧٢-
“Kemudian Kami akan Menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam (neraka) dalam keadaan berlutut.” (Maryam 72)

10. ⇒ Takwa adalah pintu terbukanya ilmu pengetahuan.

وَاتَّقُواْ اللّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللّهُ وَاللّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ -٢٨٢-
“Dan bertakwalah kepada Allah, Allah Memberikan pengajaran kepadamu, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
(Al-Baqarah 282)

11. ⇒ Takwa adalah sarana untuk meraih pujian dari Allah.

وَإِن تَصْبِرُواْ وَتَتَّقُواْ فَإِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الأُمُورِ -١٨٦-

12. > Taqwa akan mendapat kesalehan dgn niat yg bulat

وَإِن تَصْبِرُوا۟ وَتَتَّقُوا۟ فَإِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ ٱلْأُمُورِ (186)

“Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang (patut) diutamakan.”
(Ali Imran 186)

SEMOGA BERMANFAAT….

Wallahu A’lam Bishawab
Washallallahu ‘ala nabiyyna Muhammad wa ‘ala alihi washahbihi ajma’in.

Silahkan Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s