Keutamaan Taubat Nasuha di Bulan ramadhan

Keutamaan Taubat Nasuha di Bulan Ramadhan. Di bulan Ramadhan merupakan saat yang tepat untuk bertaubat. Allah Swt telah mencurahkan maghfirah atau ampunan-Nya di bulan mulia ini. Maka, waktunya kita bersungguh-sungguh untuk taubat nasuha.

Taubat adalah sarana kita untuk memperbaiki diri dari dosa dan kesalahan yang telah diperbuat. Allah ta’alla berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nasuhaa (taubat yang semurni-murninya).” (QS. At-Tahrim : 8).

Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar (Q.S. Al. Hadid : 21).

Oleh karena itu, taubat memiliki beberapa keutamaan terutama di bulan Ramadhan. Taubat nasuha memiliki beberapa syarat:

1.Ikhlas bertaubat untuk mencari ridho Allah Swt semata.

2.Memohon ampun dan meminta maaf kepada Allah Swt.

3.Menyesali dan mengakui dosa yang telah diperbuat.

4.Berhenti melakukan dosa.

5.Bertekad untuk tidak mengulangi dosa dan maksiat yang telah dilakukan.

6.Mengembalikan hak orang yang pernah didzalimi

7.Boleh juga ditambah dengan melakukan sholat taubat.

Selain syarat-syarat taubat yang harus dipenuhi, ada beberapa iabadah yang bisa kita lakukan demi mengundang limpahan maghfirah, terutama di bulan Ramadhan ini. Ibadah tersebut adalah:

1.Berpuasa di bulan Ramadhan.

Rasulullah SAW bersabda : ”Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya ia diampuni dosanya yang telah lalu.”(Muttafaq ’Alaih).

2.Melakukan sholat terawih dan tahajjud.

Rasulullah SAW bersabda : ”Barangsiapa melakukan shalat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ’Alaih)

3.Melakukan sholat dan ibadah di malam atau sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan.

Rasulullah SAW bersabda : ”Barangsiapa melakukan shalat di malam lailatul qadr karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya ia diampuni dosanya yang telah lalu.”(Muttafaq ’Alaih).

Memberi ifthor (makanan untuk berbuka) kepada orang yang berpuasa.

Rasulullah SAW bersabda :”Barangsiapa yang didalamnya (bulan Ramadhan) memberi ifthar kepada orang berpuasa, niscaya hal itu menjadi (sebab) ampunan dari dosa-dosanya, dan pembebasan dari api neraka.”(H.R. Ibnu Khuzaimah, Al-Baihaqi dan lain-lainnya). Menurut Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban hadits ini shahih.

4.Memperbanyak dzikir, doa dan istighfar.

Rasulullah SAW bersabda : ”Tuhan kami Yang Maha Suci dan Maha Tinggi turun pada setiap malam ke langit dunia, (yaitu) ketika masih berlangsung sepertiga malam yang akhir seraya berfirman : ”Barangsiapa berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan untuknya, barangsiapa memohon kepada-Ku niscaya Aku memberi-Nya, dan barangsiapa memohon ampunan kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya.” (H.R. Muslim).

Mari kita memanfaatkan bulan Ramadhan sebaik mungkin untuk meraih kemenangan dalam meraih ampunan Allah Swt.

Silahkan Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s