Adab Membaca Al Quran

Bacalah Al-Qur’an dengan perasaan ta’zhim wal ihtiram (mengagungkan dan memuliakan), karena Al-Qur’an adalah Kalamullah. Maka hendaklah kita membacanya dengan adab-adab yang baik, di antara adab-adab membaca Al-Qur’an adalah sbb:

Adab Membaca Al Quran

1 Badan, pakaian, dan tempat suci dari najis, dan ada wudlu. (Abu Dawud, Tirmidzi, Thabrani, Hakim)
2 Bersiwak dahulu sebelum membaca Al-Qur’an. (Baihaqi, Abu Nu’aim)
3 Menghadap kiblat. (Ibnu Hajar)

4 Al-Qur’an diletakkan di tempat yang lebih tinggi. Jangan meletakkan Al-Qur’an di bawah apapun. (Hakim). *Sebaiknya memakai meja atau bantal, baik ketika sedang dibaca atau tidak, hendaknya ditaruh di tempat yang tinggi.
5 Membaca dengan memahami artinya, sehingga bisa diresapi. (Thabrani)
6 Membaca dengan penuh rasa takut kepada Allah. (Baihaqi, Khatib)
7 Dianjurkan menangis ketika mendengar ayat-ayat siksa dan neraka. Dan bergembira ketika mendengar ayat-ayat pahala dan surga. Jika tidak bisa menangis, berpura-puralah menangis. (Baihaqi)
8 Membaca dengan makhraj Arab. Jangan membacanya dengan menggunakan dialek bahasa sendiri. (Baihaqi, Thabrani, Hakim)
9 Membaca dengan tajwid dan tartil. (Ibnu Abu Dawud, Al-Qur’an)
10 Memulai pembacaan Al-Qur’an dengan ta’awudz dan basmallah. (Al-Qur’an)
Kecuali pada surat At-Taubah tidak perlu membaca Basmallah.
11 Membaca dengan qiraat Arab. Haram membacanya dengan nada nyanyian. (Baihaqi, Thabrani, Hakim)
12 Boleh mengeraskan bacaan Al-Qur’an, jika: Diperkirakan tidak akan menimbulkan riya, dapat menyemangatkan orang lain membaca Al-Qur’an, dan tidak mengganggu orang lain. (Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i) *Sebaiknya merendahkan suara bacaan Al-Qur’an jika ada orang yang sedang sholat. Dan jangan mengeraskannya untuk membangunkan orang ketika Subhu. (Al-Qur’an, Abu Dawud, Tirmidzi)
13 Dianjurkan menutup Al Qur’an ketika diajak bicara oleh orang lain dan mulai membacanya lagi dengan membaca ta’awudz.
14 Jangan memandang kesana-kemari ketika membaca Al Qur’an. Orang yang sedang membaca Al Qur’an, berarti Allah sedang berbicara dengannya. Sangatlah tidak beradab, ketika Allah berbicara dengan kita, tetapi tidak dipedulikan. Dan jangan membaca Al Qur’an sambil makan dan minum.
15 Apabila membaca ayat-ayat sajdah, maka disunnahkan untuk bersujud tilawah dengan ada wudlu, menghadap kiblat, dan cukup dilakukan sekali. (Muslim, Ahmad, Thabrani, Ibnu Majah)

Doa sujud Tilawah, ialah:
Sajada Wajhiyalilladzi khalaqahu wa syaqqa sam ‘ahu wa basharahu bi haulihi wa quwwatih.
“Kuhadapkan mukaku kepada yang telah mendapatkannya, yang telah membukakan pendengarannya dan penglihatannya, dengan ucapannya dan kekuatan-Nya.”

Adab Terhadap Al-Qur’an
1 Meletakkan Al-Qur’an dengan bagian Al-Fatihah di atas.
2 Jangan membawa Al-Qur’an ke negeri musuh Islam. Ditakutkan Al-Qur’an akan dirusak oleh mereka. (Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majah)
3 Jangan berdebat dengan Al-Qur’an. (Baihaqi, Ibnu Majah, Hakim) *Dikhawatirkan, argumen Al-Qur’an yang diajukan, ditolak oleh lawan bicara kita, berarti secara tidak langsung ia sudah menolak Al-Qur’an. Dan berdebat itu sendiri sangat tidak disukai oleh agama. Bahkan dianjurkan untuk menghindari perdebatan walaupun merasa benar.
4 Seseorang yang sudah menghafal Al-Qur’an atau sebagian ayat Al-Qur’an, jangan mengatakan, “Aku lupa ayat ini…”, tetapi katakanlah, “Aku dilupakan oleh Allah ayat ini…” (Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Ahmad)
5 Orang-orang yang tidak boleh memegang Al-Qur’an, ialah: Orang junub, Orang haid, Orang nifas, Orang kafir.
6 Jangan menyelonjorkan kaki ke Al-Qur’an atau menyentuhnya dengan kaki. (Abu Nasir)
7 Al-Qur’an tidak boleh dipakai bantal atau alas. (Thabrani, Baihaqi)
8 Al-Qur’an tidak boleh dilangkahi. (Ibnu Hajar Asqalani)
9 Umar r.a. senang jika melihat orang yang membaca Al-Qur’an memakai baju putih. (Malik)
10 Ketika khatam dari tilawah Al-Qur’an disunnahkan agar:
a. Memperbanyak takbir dan tahmid.
b. Mengumpulkan keluarga dan doa bersama-sama. (Ibnu Najar)

One thought on “Adab Membaca Al Quran

Silahkan Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s