Adab Berteman

16 Adab-adab Berteman:

1. Mengalah di dalam urusan harta dunia.
2. Menolongnya dengan diri sendiri dalam menyelesaikan urusan-urusannya.
3. Menyimpan rahasia dan menutupi aibnya walaupun telah putus hubungan dengannya.
4. Berusaha mendengarkan ketika diajak bicara olehnya dan tidak menentangnya.

5. Menyampaikan kabar yang menggembirakan seperti (pujiannya manusia) kepadanya, dan ikut merasa senang/suka dengan kegembiraannya.
6. Tidak meneliti/mengoreksi amal perbuatannya.
7. Memanggil dengan nama yang disukainya.
8. Memuji dan berterima kasih atas kebaikannya.

9. Berusaha membela kalau ada yang menggunjingnya.
10. Mudah memaafkan kesalahan serta tidak mencacinya.
11. Mendo’akannya baik ketika masih hidup atau telah meninggal.
12. Selalu memperbaiki hubungan dengan keluarga dan kerabatnya setelah ia meninggal.

13. Tidak memaksanya untuk membantu atau menyelesaikan urusan milik sendiri.
14. Memperlihatkan rasa gembira dengan kegembiraannya dan menampakkan rasa susah dengan kesusahannya (ikut merasa prihatin) baik dhahir maupun bathin.
15. Mendahului mengucapkan salam ketika bertemu dengannya.
16. Memenuhi undangnnya dan ikut mengiring jenazahnya ketika ia sudah meninggal.

(Kitab Bidayatul Hidayah)

Sahabat2ku:

Jangan tertipu
dengan usia MUDA
karena syarat Mati
TIDAK harus TUA.

Jangan terpedaya dengan
tubuh yang SEHAT
karena syarat Mati
TIDAK mesti SAKIT

Jangan terperdaya dengan
Harta Kekayaaan
Sebab
Si kayapun tidak pernah
menyiapkan Kain Kafan
buat dirinya
meski cuma Selembar.

Mari Terus berbuat BAIK,
berniat untuk BAIK,
berkata yang BAIK-BAIK,
Memberi nasihat yang BAIK
Meskipun TIDAK banyak orang
yang mengenalimu dan
Tidak suka dgn Nasihatmu

Cukup lah اللهِ yang
mengenalimu lebih dari
pada orang lain.

Jadilah bagai Jantung
yang tidak terlihat,
Tetapi terus berdenyut
setiap saat hingga kita
terus dapat hidup, berkarya
dan menebar manfaat
bagi sekeliling kita
sampai diberhentikan
oleh NYA

Sahabat2ku:

“Waktu yang kusesali adalah
jika pagi hingga
matahari terbenam,
‘Amalku tidak bertambah
sedikitpun,
padahal aku tahu saat ini
umurku berkurang”
(Ibnu Mas’ud r.a)

Silahkan Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s